Sabtu, 10 Januari 2009

HIDUP ADALAH TANGISKU



ketika takdir datang.
ku tak sanggup bersembunyi.

diriku di paksa terima kehidupan sang penguasa suka duka ku.
ketika berada di tengah pusara bahagia.
ku tercengang smua telah tiada.

sesak tak sengaja air menetes.
cinta nan kebahagiaan yang telah ku jaga.
perantara ku ada di dunia di rampas makhluk tak punya hati.

seakan gelap pikir..
tak jarang ku tak sanggup habiskan usia dalam balutan hati tak cerah.

meratapi mengharuskan menukar kehidupan surga ku.